Sunday, 8 May 2016

Kurangkan Panas Badan Anak Dengan 8 Cara Kilat

Assalamualaikum..


Kurangkan Panas Badan Anak Dengan 8 Cara


Keadaan cuaca yang tidak menentu menyebabkan anak mudah mendapat demam. Secara amnya demam bermakna sistem imunisasi sedang melawan serangan jangkitan.

Antara penyebab berlakunya demam seperti serangan virus, bakteria, keracunan makanan dan strok haba. Demam melampau boleh menyebabkan sawan. Kebiasaannya jika sistem imun kuat, demam akan hilang dengan sendirinya.

Ibu bapa perlu peka dengan sebarang perubahan dan anak perlu perhatian yang lebih. Pastikan di rumah ada jangka suhu untuk pemeriksaan suhu sendiri. Antara penjagaan khas ialah pastikan anak mendapat cukup air untuk mengelakkan dehidrasi, kuatkan sistem imun, cukup rehat, pengaliran udara yang baik serta makanan yang lebih berzat dan mudah dihadam.

Cara berikut bukan untuk merawat punca demam. Ini panduan untuk mengurangkan suhu, memberi keselesaan dan membantu mempercepatkan proses pemulihan. Jangan berlengah untuk dapatkan rawatan secepat mungkin di hospital berdekatan jika suhu badan anak semakin panas.

1. Penawar Air Kelapa
Air kelapa boleh dijadikan penawar demam. Pastikan kelapa segar dan tidak ditambah ais mahupun gula. Minuman herba lain yang boleh diberi ialah air kembang semangkuk, air rebusan kundur, air bunga chamomile atau air rebusan kurma. Jus gabungan buah dengan sayur juga sangat digalakkan seperti gabungan buah oren, lobak merah dan timun.

2. Khasiat Sup Tulang
Sup tulang bone broth juga berkesan untuk makanan berzat dan berkhasiat. Tulang lembu atau ayam direbus bersama bawang merah, bawang putih, seleri, cuka epal, garam dan rempah sup. Boleh diminum begitu sahaja. Boleh juga dibubuh dalam bubur, nasi atau dicecah dengan roti. Bubur, smoothies, agar-agar dan puding antara makanan yang senang dihadam juga boleh diberikan.

3. Beri Probiotik
Beri anak makan probiotik yang kini mudah didapati di pasaran. Antara makanan yang mengandungi probiotik ialah tempe, dadih, kimchi dan keju.

4. Minyak Yang Sesuai
Minyak yang bagus untuk diambil ketika demam ialah minyak ikan kod , minyak zaitun, minyak kelapa dara dan habbatusauda. Beri mengikut kesesuian umur seperti yang disarankan.

5. Mandi & Mengelap Tubuh
Mandi dengan lebih kerap. Air mandian boleh ditambah garam magnesium flakes untuk melegakan ketegangan otot yang sering terjadi ketika demam. Demahan sejuk atau cold compress boleh dilakukan dengan mengelap badan yang panas dengan air sejuk. Air jaram juga boleh disapu di dahi dan kulit kepala. Antara bahan air jaram ialah bunga raya, beras dan asam jawa. Boleh juga menyapu air bawang merah ke kawasan dada , dahi dan punggung.

6. Rehat Secukupnya
Pastikan anak mendapat rehat dan tidur yang cukup. Ketika demam, tubuh menggunakan banyak tenaga untuk proses penyembuhan. Sebaiknya berehat di rumah dan elak lakukan aktiviti luar yang banyak menggunakan tenaga.

7. Aliran Udara Yang Baik
Perlu pastikan peredaran udara yang baik. Pasangkan kipas atau penyaman udara mengikut keselesaan anak. Pakai pakaian nipis dan selesa. Fabrik kapas dan linen sangat sesuai. Ada masanya dalam keadaan kebah, anak perlu diselimutkan supaya selesa.

8. Bantuan Aromaterapi
Penggunaan aromaterapi seperti peppermint, eucalyptus, chamomile dan serai wangi juga boleh membantu. Ada yang boleh ditambah dalam air mandian, diurut dan disebarkan di udara dengan teknik semburan atau pembakaran dengan diffuser.
Continue Reading

Inilah 5 Kesan Air Putih Selepas Bangun Tidur

Assalamualaikum..


Inilah 5 Kesan Air putih Selepas Bangun Tidur



 
Khasiat air putih bukan sekadar untuk membersihkan tubuh, malahan juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. 
 
 
Salah satu waktu yang paling baik untuk minum air putih adalah pada waktu pagi setelah bangun dari tidur.  Jangan bagi alasan, anda perlu 'paksa diri' untuk minum air putih. Ini adalah sebab-sebabnya:
 
 
1. Seimbangkan sistem buah pinggang 
Tubuh memiliki air yang cukup dan terhidrasi akan memaksimumkan fungsi tubuh, seimbangkan cairan dan mencegah jangkitan.
 
 
2. Kulit lebih berseri 
Minum air putih boleh membantu kita menyingkirkan racun di dalam tubuh seterusnya menjadikan kulit lebih berseri.  Bahkan, ia dapat membantu membersihkan racun dalam darah.
 
 
3. Langsingkan tubuh
Cuba minum dua gelas air setiap bangun tidur.  Rajin-rajinlah minum air pada pagi hari dan boleh meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 24 peratus.
 
 
4. Tambah darah
Ketika anda berasa lesu, pening dan anemia, minumlah air dengan jumlah yang mencukupi.  Ia membantu tubuh membentuk sel darah yang baru dan membantu pembentukan sel otot.
 
 
5. Membersihkan usus
Minum air ketika perut kosong membantu membersihkan usus dan membuatnya lebih mudah menyerap nutrisi makanan yang masuk kemudiannya.
Continue Reading

Tuesday, 12 April 2016

6 Bekal Dalam Menuntut Ilmu

Assalamualaikum..


Enam bekal yang harus dimiliki para penuntut ilmu agama, agar dapat meraih kesuksesan dalam menuntut ilmu. Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:

أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ

“Wahai saudaraku… ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan enam perkara yang akan saya beritahukan perinciannya: (1) kecerdasan, (2) semangat, (3) sungguh-sungguh, (4) berkecukupan, (5) bersahabat (belajar) dengan ustadz, (6) membutuhkan waktu yang lama.”
Adapun penjelasannya saya rangkum dari buku “Bekal bagi Penuntut Ilmu” karya Abdullah bin Shalfiq Adh-Dhafiri terbitan Maktabah Al Ghuroba dan Perjalanan Ulama Menuntut Ilmu karya Abu Anas Majid Al Bankani terbitan Darul Falah.

1. Kecerdasan . Kecerdasan yang ada pada diri seseorang terkadang memang sudah sebagai perangai yang Allah berikan kepadanya. Sebagaimana kecerdasan yang dikaruniakan Allah kepada Ibnu Abbas. Terkadang kecerdasan ada karena memang harus diusahakan. Bagi orang yang sudah memiliki kecerdasan maka tinggal menguatkannya, namun apabila belum punya hendaknya ia melatih jiwanya untuk berusaha mendapatkan kecerdasan tersebut. Kecerdasan adalah sebab di antara sebab-sebab yang paling kuat membantu seseorang menggapai ilmu, memahami dan menghafalnya. Memilah-milah permasalahn, men-jama’ (menggabungkan) dalil-dalil yang kelihatannya bertentangan dan yang selain dar i hal itu

2. Semangat ( Serakah ) untuk mendapatkan Ilmu. Allah Azza wa jalla berfirman:

إِنَّاللّهَ مَعَالَّذِينَاتَّقَواْوَّالَّذِينَهُممُّحْسِنُونَ
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan”(An Nahl: 128)

Seseorang apabila mengetahui nilai pentingnya sesuatu pasti ia akan berusaha dengan semangat untuk mendapatkannya. Sedangkan ilmu adalah sesuatu yang paling berharga yang dicari oleh setiap orang. Penuntut ilmu hendaknya memiliki semangat membaja untuk menghafal dan memahami ilmu , duduk bermajelis dengan para ulama dan mengambil ilmu langsung dari mereka, memperbanyak membaca, menggunakan umur dan waktunya semaksimal mungkin serta menjadi orang yang paling pelit menyia-nyiakan waktunya.
Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu  adalah salah satu contoh shahabat yang bersemangat sekali dalam menuntut Ilmu. Di kala saudara-saudaranya di kalangan Muhajjirin sibuk berdagang di pasar dan saudara-saudara dari kalangan Anshar sibuk bekerja, Abu Hurairah telah kenyang dengan ilmu bersama Rasulullah Shalallahu alahi wasallam dan hadir saat-saat saudara-saudara mereka tidak hadir serta menghafal apa yang tidak mereka hafal.

3. Bersungguh-sungguh dalam menuntut Ilmu. Menjauhi segala bentuk kemalasan dan kelemahan serta berjihad melawan hawa nafsu dan setan itu senantiasa merintangi dan melemahkan semangat dalam menuntut ilmu. Diantara sebab-sebab yang membantu seseorang untuk giat, tekun, bersungguh-sungguh adalah membaca biografi kehidupan para ulama, bagaimana kesabaran dan ketahanan mereka menanggung penderitaan serta kisah mereka dalam rihlah (mengembara) dari satu negeri ke negeri lain dalam rangka mencari ilmu dan hadist.
Diriwayatkan dari Fadhal bin Ziad, dia berkata, “Ahmad bin Hambal Rahimahullah berkata, “Tidak seorangpun pada zaman Ibnul Mubarak yang lebih gigih dalam menuntut ilmu selain dirinya. Dia pergi ke Yaman, Mesir, Syam, Basrah dan Kuffah. Dia adalah termasuk orang yang meriwayatkan ilmu dan pantas untuk itu. Dia belajar dari yang tua maupun yang muda.

4. Memiliki Bekal yang cukup. Para ulama zaman dahulu rela mengorbankan harta bendanya untuk melakukan perjalanan dalam menuntut ilmu. Abu Hatim yang menjual bajunya untuk dapat menuntut Ilmu, Imam Malik bin Anas menjual kayu atap rumahnya untuk bisa menuntut ilmu, bahkan Al Hamadzan Al Atthar, seorang syaikh dari Hamadzan menjual seluruh warisannya untuk biaya menuntut ilmu. Penunutut ilmu mencurahkan segala kemampuan baik materi atau apapun yang ia miliki hingga ia menggapai cita-citanya hingga ia mumpuni dalam bidang keilmuan dan kekuatannya: baik hafalan, pemahaman maupun kaidah dasarnya.

5. Dekat / Bersahabat Dengan Ustadz/ah Artinya memiliki guru pembimbing. Ilmu itu diambil dari lisan para ulama. Seorang penuntut ilmu agar kokoh dalam menuntut ilmu hendaknya ia membangunnya di atas dasar-dasar yang benar, hendaknya ia bermajelis dengan para ulama, mengambil ilmu langsung dari lisan mereka. Sehingga ia menuntut ilmu di atas kaidah-kaidah yang benar, mampu mengucapkan dalil-dalil dari nash Al Qur’an dan Al Hadist dengan pelafadzan yang shahih tanpa ada kesalahan dan kekeliruan dan dapat memahami ilmu dengan pemahaman yang benar sesuai yang diinginkan (oleh Allah dan Rasulnya). Terlebih lagi dengan hal itu kita bisa mendapatkan faedah dari seseorang yang ‘alim berupa adab, akhlaq dan sikap wara’.
Hendaknya bagi penuntut ilmu untuk menjauhi, jangan sampai menjadikan kitab-kitab sebagai gurunya. Karena barang siapa menjadikan kitab-kitab sebagai gurunya niscaya akan banyak kekeliruan dan sedikit kebenaran. Dan terus-menerus hal ini berlangsung sampai zaman kita sekarang ini. Tidaklah kita jumpai seorang yang menonjol dalam bidang keilmuan melainkan pasti ia berada dibawah bimbingan tangan dan didikan orang ‘alim.
Perjalanan ulama dalam menuntut ilmu tak hanya dengan satu atau dua orang guru saja. Bahkan ada yang sampai ribuan, seperti Al Hafizh As Sam’ani yang belajar kepada 7000 Syaikh.
6. Masa yang Panjang. Seorang penuntut ilmu jangan sampai menyangka bahwa menuntut ilmu itu cukup hanya dengan sehari atau dua hari, setahun atau dua tahun. Karena sesungguhnya menuntut ilmu membutuhkan kesabaran bertahun-tahun.
Al Qadhi Iyadh suatu ketika pernah ditanya ”Samapi kapan seseorang harus menuntut ilmu?”. Beliau menjawab: “ Sampai ia meninggal dan ikut tertuang tempat tintanya ke liang kubur.
Al Imam Ahmad mengatakan: “Aku duduk belajar Kitabu Haid selama Sembilan tahun, sampai aku benar-benar memahaminya.” Terus menerus para penuntut ilmu yang cerdik bermajelis dengan para ulama, ada di antara mereka yang selama sepuluh tahun, dua puluh tahun, bahkan ada diantara mereka yang menghabiskan umurnya menuntut ilmu bersama para ulama sampai Allah ta’ala memwafatkannya.
Nasehat yang indah dari seorang Imam besar kepada para penuntut ilmu.Dan hanya memohon kepada Allah ta’ala semoga member taufik dan hidayah kepada kita untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan beramal shalih.

semoga bermanfaat..
Continue Reading

Thursday, 7 April 2016

Wednesday, 6 April 2016

5 Macam Nikmat Allah yang Harus Kita Syukuri

Assalamualaikum.. selamat petang semua.. ^_^


5 Macam Nikmat Allah yang Harus Kita Syukuri


Dalam hidup ini, seharusnya kita banyak-banyak bersyukur atas apa yang telah kita terima dan rasakan. Bersyukur atas semua yang dilimpahkan oleh Allah SWT kepada kita adalah wajib. Karena dengan bersyukur, jiwa kita akan tenang dan nikmat yang kita terima dan rasakan akan semakin memberi berkah dalam hidup kita.
Bukankah Allah telah berfirman dalam Al-qur'anul Karim dalam surah Ibrahim sebagai berikut:
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih“.
(QS. Ibrahim [14]: 7)
Ada banyak cara untuk bersyukur atas nikmat Allah kepada kita. Misalnya bagaimana kita mensyukuri rezeki yang dilimpahkan kepada kita? salah satu adalah dengan menafkahkan harta kita kejalan yang benar, berzakat, ber infak, sedekah dll yang diridhoi oleh Allah.
Jika kita diberi kesehatan, syukurilah dengan menjaga kesehatan, menjaga badan serta anggota tubuh dari hal-hal yang bisa merugikah badan atau tubuh kita sendiri.
Secara garis besar, ada lima nikmat Allah SWT yang harus kita syukuri. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Nikmat Fitriyah.
Nikmat Fitriyah adalah nikmat yang ada pada diri kita atau personal kita. Misal: Allah memberikan kita hidup ini, tangan, kaki, wajah yang menawan, mata, telinga dan anggota tubuh yang lain. Ini wajib kita syukuri. Dan janganlah angkuh seandainya kita diberikan rupa yang menarik. Syukurilah bahwa itu nikat yang diberikan oleh Allah semata-mata untuk hak-hal kebaikan.
2. Nikmat Ikhtiyariyah.
Nikmat ini berupa nikmat yang kita peroleh atas usaha kita. Misalnya: Harta yang banyak, Kedudukan yang tinggi, Ilmu yang banyak, Pengaruh yang besar, Posisi, Jabatan, Tanah, Mobil dan lain-lain yang kita peroleh atas usaha kita. Nikmat ini harus kita syukuri. Sedekahkan harta yang kita miliki dan pergunakan ke jalan yang diridhoi Allah. Jika menjadi pemimpin dengan jabatan yang tinggi, jangan kita salah gunakan jabatan tersebut, karena itu semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.
3. Nikmat Alamah.
Nikmat alam sekitar kita. Kita tidak bisa hidup jika Allah tidak memberikan nikmat alamiah ini. Misalnya: Air, Udara, Tanah dan lain-lain. Mari kita syukuri semua ini dengan menjaga alam ini dari kerusakan. Menjaga udara dari pencemaran, banyak-banyak menanam pohon dan lain-lain.
4. Nikmat Diiniyah.
Nikmat Diiniyah adalah nikmat Agama Islam. Nikmat Iman. Bayangkan jika kita terlahir bukan dari rahim seorang muslimah? Mungkin saat ini kita menjadi kafir. Maka syukurilah nikmat-nikmat diin yang diberikan Allah kepada kita dengan menjalankan perintah-perintah agama serta menjauhi larangan Allah SWT.
5. Nikmat Ukhrowiyah.
Nikmat Ukhrowi adalah nikmat akhirat. Nikamt inilah yang akan kita petik nanti jika telah dihisab di yaumil mahsyar. Nikmat ini tergantung dari apa yang kita perbuat didunia ini. Jika semua nikmat diatas telah kita terima dan kita syukuri dengan baik, maka nikmat ukhrowi ini yang akan kita dapatkan dan rasakan jika nanti sudah di alam akhirat.
Harus kita sadari bahwa hidup didunia ini hanyalah sementara. Ada batas waktu yang telah ditentukan Allah dan jika telah tiba waktunya kita semua akan mati. Begitu juga nikmat yang diberikan Allah adalah bukan milik kita melainkan titpan semata. Maka sudah sepantasnyalah kita menjaga dan bersyukur atas "titipan" itu karena suatu saat itu semua akan dikembalikan kepada Allah SWT.
Demikianlah secuil bahasan kita tentang semua nikmat Allah yang harus kita syukuri. Semoga memberikan manfaat dan mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan
Continue Reading